Tak Sama
Salah telah ku sangka
keagungan dimuliakan sia
dalam debar sayang menguap
dalam debar rindu meratap
kau disana menanti senja
aku disini menanti temu
sebuah tujuan tak bersumbu
kau lari, luruhlah aku
tak ada titik temu di belakangmu
tak ada titik temu di depanmu
tak ada titik temu di belakangku
tak ada titik temu di depanku
karena,
Jauh telah mengadikara jarak
mewayangkan sarkasme telak
tentang laku aslimu menyeruak
dan laku asliku kalah telak
pada intinya,
kau dan aku terbatas tembok raksasa
aku dan kau terkurung ego belaka
kau dan aku terbuai saling lara
aku dan kau terlalu malas bertatap muka.
kau egois, aku apatis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar