Senin, 12 Juni 2017

Kepadamu Aku Memohon..

Kepadamu Aku Memohon..

Bu,
Dalam langkahku aku mengaku
Salahku mengurung senyummu
Nakalku mengundang didih darahhmu
Tapi percayalah bu,
Aku masih putrimu
Kebanggaanku adalah saat engkau tersenyum padaku
Kesedihanku adalah saat engkau hanya datar menatapku
Kepergianku adalah saat engkau hanya sekilas melirikku

Bu,
Tak adakah maaf untuk anak gadismu?
Setitik nila yang ku tumpahkan pada hatimu
Tak bisakah ku kuras agar bisa mengebalikan kesucian hatimu
Tak bisakah maafku bertengger dengan syahdu?

Aku tak kuasa lagi bu,
Hati ini terlanjur menyakitimu
Itu adalah pukulan untukku ambil jalan buntu
Kalau diammu adalah penawar terbaik untuk dukamu
Aku tak kuasa bu,
Egoku sama sepertimu,
Aku hanya ingin kau tersenyum
Memaafkan aku dengan setulus hatimu
Sebab, aku ragu
Aku tak akan kuasa menahan tangisku setiap ku melihatmu
Secercah asaku sudah mulai genting melihat raut wajahmu sendu
Tolong jangan diamkan aku.

Bu,
Jika boleh memilih hukumanku
Cambuk saja aku bu,
Jangan lewat fikiranku, jiwaku, hatiku
Cukuplah ragaku bu

Rasanya aku ingin mengakhiri hidupku bu,
Kalau beberapa hari kedepan kau masih tak sudi melihatku
Tolong maafkan aku bu
Maafkan aku yang selalu menyakitimu
Tak bisa dibanggakan layaknya yang biasa kau elu
Aku tak kuasa lagi bu,
Tolong jangan siksa bathinku
Aku merindukan senyummu.

Maafkan diriku bu

Maafkan aku yang tak tau diri bu
Maafkan aku 
Maafkan..

Bu, dalam diammu
Yang kufikirkan hanya satu
Hingga rasanya kini telah hilang akalku
Aku ingin membujur kaku
Dipangkuanmu.