Puisi Pangeran Impianku
Pangeran Impianku
Bergelutku dengan resah
yang dibawa oleh sinar sang rembulan
menembus jauh kedasar lembah kemuliaan
membawamu ke alam cintaku wahai pengeran impianku
Batasan-batasan ruang dan waktu sudah lama mangkir
hingga melonjaklah sebuah benih cinta di jiwa
menggelora bagai api yang menyala-nyala
terus memberontak laksana pasir dalam genggaman erat perwira
Sambutlah perahu cintaku dengan doamu
jabat dia dengan kelembutan hatimu
suguhi dia dengan jamuan senyummu
bujuk dia agar menjadikan hatimu pelabuhan terakhirnya
Pangeran impianku,
Kutau kau mulai bosan mendengar harapan-harapanku untukmu
tapi kali ini rembulan mengajariku tuk ajukan satu permintaan padamu
takkan ku minta muluk-muluk permintaan kecilku
sangat sederhana kupastikan untukmu
karena cinta tak pernah mengajari ku tuk menuntut bukan?
jagalah hatimu
selalu untukku.
Pukul: 19:11
Jakarta, 08 Desember 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar